Juaeni Sosok Pemuda Tangguh dan Inovatif Membangun Masa Depan di Bidang Konstruksi bangunan

Cirebon6 Dilihat
Pemuda Tangguh yang Menginspirasi Inovasi di Sektor Konstruksi Bangunan

CK 24 || Cirebon – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong para pelaku usaha untuk terus beradaptasi. Tidak terkecuali CV Jutavas, perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan berlokasi di Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Juaeni, pengelola CV Jutavas, mengatakan bahwa digitalisasi menjadi salah satu langkah penting untuk mengembangkan usaha, khususnya dalam memperluas pemasaran melalui jejaring media sosial.

Menurutnya, pelaku usaha tidak bisa hanya mengandalkan kemitraan yang selama ini sudah terjalin. Pemanfaatan media sosial dinilai dapat membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan usaha kepada calon pelanggan maupun mitra baru.

“Untuk bisa berkembang lebih maju lagi, salah satunya dengan pemasaran melalui jejaring media sosial. Jadi tidak selalu mengandalkan kemitraan saja yang sudah lama terjalin,” ujar Juaeni.

Juaeni menuturkan, perjalanan membangun CV Jutavas tidaklah mudah. Sebelum terjun ke dunia kontraktor, dirinya terlebih dahulu memiliki pengalaman sebagai sales marketing di bidang bahan konstruksi.

Berbekal pengalaman tersebut, Juaeni kemudian memberanikan diri merintis usaha kontraktor konstruksi, meski pada awalnya masih dalam skala kecil.

Menurutnya, membangun sebuah usaha bukan hanya membutuhkan modal, tetapi juga kepercayaan dari para pemilik proyek dan mitra kerja.

“Awalnya saya membangun kepercayaan kepada owner dan mitra. Untuk mendapatkan kepercayaan itu sangat sulit. Saya memulainya dari bawah, dari pengalaman sebagai sales marketing bahan konstruksi, kemudian baru merintis usaha sendiri di bidang kontraktor,” tuturnya.

Sosok Pemuda yang Mengubah Wajah Konstruksi dengan Inovasi dan Ketangguhan

Juaeni mengingatkan generasi muda agar tidak hanya melihat kesuksesan seseorang dari hasil akhirnya. Di balik sebuah usaha yang berkembang, terdapat proses panjang yang penuh tantangan.

“Jangan yang dilihat hari ini cuma enaknya saja. Tidak ada yang tahu seberapa susahnya merintis usaha ini. Ada jatuh bangun, ada pahit dan manis yang saya alami sendiri,” ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada para pemuda dan pemudi yang ingin memulai usaha agar benar-benar menekuni bidang yang dipilih.

Menurut Juaeni, kegagalan atau tantangan dalam perjalanan usaha merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi, bukan alasan untuk menyerah.

“Kalau mau usaha di bidang apa pun, harus betul-betul ditekuni dan fokus pada apa yang dikerjakan. Harus punya tekad dan keyakinan bahwa kita mampu. Jangan baru diberi cobaan satu kali sudah pesimis dan tidak mau melanjutkan. Kalau mental seperti itu, tidak akan bisa maju dan berkembang,” tegasnya.

Sosok Juaeni dinilai menjadi salah satu contoh bagi generasi muda yang ingin memulai usaha. Selain terus mengembangkan usahanya, ia juga mengaku terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada anak muda yang membutuhkan bimbingan dalam membangun usaha.

Kesederhanaan dan keterbukaannya terlihat saat berbincang santai mengenai perjalanan usahanya. Dalam sebuah kesempatan wawancara sambil menikmati kopi, Juaeni banyak berbagi pengalaman tanpa merasa keberatan membagikan ilmu yang dimilikinya.

Baginya, pengalaman yang diperoleh selama bertahun-tahun tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga dapat menjadi bekal bagi orang lain yang ingin belajar dan berkembang.

Perjalanan Juaeni membangun CV Jutavas menjadi gambaran bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak diperoleh secara instan. Ketekunan, keberanian menghadapi kegagalan, membangun kepercayaan, serta kemampuan mengikuti perkembangan teknologi menjadi modal penting untuk bertahan dan berkembang di era digital.

uki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *