Anugerah Dewan Pers 2026: Jurnalisme Berkualitas untuk Keberlanjutan Media

Nasional20 Dilihat
Anugerah Dewan Pers 2026: Jurnalisme Berkualitas untuk Keberlanjutan Media

CK 24 || Jakarta, 28 Oktober 2026 – Dewan Pers menggelar Anugerah Dewan Pers 2026 pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Hall Dewan Pers. Anugerah Dewan Pers pada tahun ini mengangkat tema “Kemerdekaan Pers, Jurnalisme Berkualitas, dan Keberlanjutan Media” dengan subtema “Pers Adaptif, Demokrasi Tumbuh: Merawat Kualitas di Tengah Disrupsi.”

Pemilihan tema tersebut berangkat dari semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi ekosistem media. Disrupsi digital, ancaman disinformasi, tuntutan kecepatan yang didorong algoritma, hingga persoalan keberlanjutan ekonomi media (media sustainability) menuntut pers untuk terus beradaptasi. Namun, proses adaptasi tersebut tidak boleh mengorbankan kualitas, independensi, maupun etika jurnalistik.

Oleh karena itu, Anugerah Dewan Pers tidak semata-mata menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para insan pers yang terus menjaga kualitas dan marwah jurnalistik di tengah perubahan lanskap media. Penghargaan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas keteguhan mereka dalam menjalankan peran pers bagi kehidupan demokrasi.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, mengatakan momentum tersebut juga penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam merawat jurnalisme yang berpijak pada data dan etika.

“Malam Anugerah Dewan Pers ini sedikitnya menunjukkan bahwa komunitas pers tetap konsisten menjaga kewarasan nalar publik dan kebebasan berpendapat di tengah disrupsi yang mengantam dunia pers,” kata Ketua Dewan Pers dalam sambutannya, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Dalam perjalanannya, kemerdekaan pers tidak berdiri sendiri. Ia senantiasa membutuhkan dukungan berbagai elemen bangsa, baik individu, lembaga, maupun tokoh masyarakat, yang memahami pentingnya pers sebagai pilar keempat demokrasi dan penyeimbang kekuasaan. Dukungan nyata dari tokoh masyarakat dalam menjaga dan memperkuat kemerdekaan pers menjadi salah satu pilar utama tegaknya demokrasi di Indonesia.

Seleksi Ketat

Pada Anugerah Dewan Pers 2026, Dewan Pers memberikan apresiasi kepada empat pilar pendorong kemajuan pers yaitu jurnalis yang melahirkan karya berdampak, institusi yang tangguh secara tata kelola, teladan atau perintis ekosistem pers, serta figur publik pelindung kemerdekaan informasi.

Metodologi penjurian penghargaan ini dilakukan secara ketat dan independen, oleh jajaran panitia seleksi yang terdiri dari Agung Tri Kristanto, Alissa Wahid, Bivitri Susanti, Andi Irman Idris, Oscar Motuloh, Pung Purwanto, Soemarsono, Wahyu Triyogo, Edy Yoga.

Adapun empat penghargaan dalam Anugerah Dewan Pers 2026, yakni Anugerah untuk Wartawan, Anugerah untuk Perusahaan, Anugerah untuk Tokoh Pers, dan Anugerah untuk Tokoh Bangsa.

Penghargaan Wartawan dihadirkan guna mengapresiasi dedikasi dan ketajaman teknis jurnalis (tulis, foto, video, radio) yang melahirkan karya berdampak luas dalam dua tahun terakhir. Award Perusahaan dianugerahkan bagi institusi media dengan tata kelola profesional, adaptif terhadap inovasi digital, serta berkomitmen pada kesejahteraan jurnalis.

Sementara, Penghargaan Tokoh Pers dihadirkan sebagai pemaknaan baru Lifetime Achievement untuk menghormati figur pembaru pers muda maupun dedikasi mendalam tokoh anumerta yang menjadi kompas moral industri. Penghargaan Tokoh Bangsa merupakan award bagi figur publik eksternal yang secara nyata memasang badan melindungi kemerdekaan pers dan mendorong transparansi informasi.

Atas pertimbangan tersebut, terpilihlah empat penerima penghargaan pada Anugerah
Dewan Pers 2026, yakni Project Multatuli sebagai Perusahaan Penerima Anugerah Dewan Pers 2026; Najwa Shihab sebagai Wartawan Penerima Anugerah Dewan Pers 2026; Tokoh Pers, Karni Ilyas dan Tokoh Bangsa, Prof Mahfud Md.

Pada malam penghargaan ini, Kementerian Sosial dan Dewan Pers juga memberikan tali asih dan piagam kepada lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026 lalu. Kelima jurnalis itu yakni M Bagus Khoirunnas (LKBN Antara Biro Banten), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto / Yudhis (iNews TV), Firdaus / Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (Jurnalis Freelance).

“Kedua hal tersebut merupakan bentuk penghormatan, solidaritas dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kerja jurnalistik tidak selalu berlangsung dalam situasi yang mudah dan aman,” ujar Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi Dewan Pers, Maha Eka Swasta, yang juga Ketua Panitia Anugerah Dewan Pers 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *