
CK 24 || Cirebon – Forum Jurnalis Jabar (FJJ) kembali menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers.
Acara bertajuk Journalist Discussion Group yang diadakan di Kopi Poelen, Kabupaten Cirebon.
Acara diskusi yang mengusung semangat kolaborasi dan peningkatan literasi media ini tampak dihadiri narasumber penting serta puluhan peserta dari kalangan jurnalis maupun pegiat media.
Suasana diskusi berlangsung interaktif, membahas berbagai isu strategis terkait perkembangan dunia jurnalistik di era digital saat ini.
Dalam forum tersebut, para narasumber memaparkan pentingnya menjaga integritas, kode etik jurnalistik, serta adaptasi terhadap teknologi informasi agar produk-produk pers yang dihasilkan tetap kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Acara yang digagas Forum Jurnalis Jabar itu didukung bank bjb itu menegaskan kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan pilar keempat demokrasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Melalui kegiatan Journalist Discussion Group ini, diharapkan para jurnalis di Cirebon dan sekitarnya semakin termotivasi untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, objektif, serta mampu mendorong transparansi dan kemajuan informasi publik di daerah.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan serta membahas isu-isu penting seputar profesi jurnalis di era modern.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini turut dihadiri Sutono Kepala Bidang Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon.
Andik Kurniadi Ketua Forum Jurnalis Jabar menyampaikan, apresiasi kepada seluruh jurnalis yang hadir.
“Meski belum seluruh anggota dapat berkumpul karena kendala jarak dan kesibukan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjaga kesehatan dan solidaritas antar sesama insan pers,” ujar Andik.
Forum Jurnalis Jabar dikenal sebagai wadah inklusif yang merangkul wartawan dari berbagai platform, baik media cetak, online, maupun elektronik, serta berasal dari latar belakang organisasi kewartawanan yang beragam seperti PWI, IJTI, SMSI, dan organisasi media massa lainnya.
Andik menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi dan media sosial saat ini, penting bagi para wartawan untuk tidak saling mengotak-ngotakkan diri berdasar kelompok organisasi.
Siapa pun yang menulis, mempublikasikan kepentingan masyarakat, serta menjembatani aspirasi publik dengan pemerintah adalah wartawan sejati yang harus saling mendukung.
”Kita senasib dan seprofesi. Jangan memilah-milah atau mengotak-ngotakkan diri. Yang paling penting adalah bertanggung jawab terhadap profesi dan tugas jurnalistik yang diemban,” ujar Andik Kurniadi Ketua Forum Jurnalis Jabar.












